Jumat, 23 Desember 2011

Senja dan Ibuku,

Senja itu tetap sama,
Tetap hangat menyapa,
dan tetap ramah mengucap keindahan.
Senja masih tetap sama,
Tetap bersahabat,
dan kepergiannya selalu dirindukan.
Senja adalah hidup
Kedatangannya selalu didamba.
Kemuliaan yang selalu terpancar

Senja adalah Ibu,
Keanggunan tiada akhir,
Sebuah arti yang selalu mewarnai
Senja adalah Ibu,
Keindahan yang tak dapat terungkapkan
Pancaran sinar yang tak pernah padam


Senja adalah Ibu,
Menuntun arah dimana hanya Tuhan
yang mengatur jalan hidupnya
Senja adalah Ibu,
Kesetiaannya memberi ilham dalam kesunyian.

Desember 22, 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar