Senin, 26 Desember 2011

Kasih Sayang Seorang Ayah

Saat itu, terbesit dibenak saya untuk bertanya kepada diri saya sendiri. "Seberapa besar sayangmu kepada Ayah? Apa yang telah kau beri untuknya?". Lidah dan hati seketika kelu. Tidak ada yang bisa menggambarkan, sebesar apa saya menyayanginya, mencintainya dan mengasihinya, namun apa yang bisa saya beri? Belum ada. Bahkan di saat terakhirnya, saya hanya bisa menutup lubang-lubang kesedihan dan penuh penyesalan. Apa yang salah? Salah saya adalah, saya tak pernah tau seberapa besar kasih sayangnya kepada saya, saya tidak pernah merasa cukup dengan apa yang beliau berikan kepada saya.
Ayah memang tak pernah meminta, tetapi beliau selalu berharap. Berharap bahwa semua kebahagiaan yang beliau miliki adalah kebahagiaan dari putri-putrinya. Ayah memang tak pernah menangis, tetapi beliau selalu terharu melihat senyum-senyum indah putri-putrinya. Ayah memang tak pernah mengeluh, tetapi sungguh pengorbanan untuk menjadikan kami sebuah permata tidak pernah bisa tergantikan. 
Just share guys, coba tengok video di bawah ini. Dan pastikan setelah itu, sayangi ayah dan juga ibu lebih dari apapun yang kalian punya. Peluklah, selagi mereka masih bisa merasakannya. :) 
 
Video ini adalah sebuah iklan dari negara tetangga, tetapi jangan dilihat iklannya, coba rasakan dan pahami alur ceritanya :')
Referensi : http://www.youtube.com/watch?v=qZMX6H6YY1M&feature=related 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar