Minggu, 15 Januari 2012
Jumat, 13 Januari 2012
E-mail ke Surga untuk Ayah #2
Samar kuingat bayangan indah menghiasi tawa bersama kita. Merenda kebersamaan dengan gumpalan senyum yang selalu terpasang manis penuh sukacita. Ku rasa penuh damai saat ku ingat kembali ulasan lembut merona diwajahmu. Sebuah sinar pencerah saat malam menerkam siang dan membiarkan angin berhembus lebih dingin, dan saat itu pula kau sediakan bahu serta pelukan hangat untuk menjagaku. Hay Ayah, hampir satu tahun kau berlalu. Mustahil bagiku memintamu kembali dan tetap tinggal, tetap bertahan dengan segala macam keluh kesah, gerutu serta nada-nada manjaku kepadamu. Hujan mungkin berhenti saat musim kemarau tiba, tapi cintaku tak akan pernah menyekat kehadiranmu dalam darahku, nafasku, juga pikiranku. Cintamu terpatri erat dalam separuh otakku, mengisi sisa-sisa ruang hampa dan menjelma menjadi udara yang selalu aku hirup.
Ayah, bagaimana denganmu di sana? Ku yakin surga jauh lebih sempurna daripada dunia kumuh ini, ku yakin Tuhanku sungguh menyayangi dan mengasihimu, dan semoga uraian kalimat-kalimat rinduku selalu menghiasi memo-memo disurga-Nya. "Takdir dan skenario-Nya lah yang membuat kita dewasa, membuat kita mengerti bahwa hidup bukan hanya tersenyum, karena batu kerikil didalam hidupmu adalah salah satu properti Tuhan untuk mengujimu. Tuhan sayang, maka Ia tak kan pernah membuatmu lemah.", katamu saat itu. Hidup memang tak seindah saat kau masih bisa merasakan kebersamaan kita, tetapi hidup masih terasa indah saat aku bisa mengenangmu dalam setiap do'a yang ku hantarkan untukmu.
Ayah, ku berharap semua maaf yang belum terucap dapat dinilai Tuhan dan dileburkan. Ku berjanji hidupku akan jauh lebih baik dari hari yang lalu. Ku sadari belum separuh ku lewati jejak langkah yang kau tinggalkan, dan ku tau pengabdianku cukup lama untuk menyeimbangkan semua hal yang selalu kau utarakan, selalu kuharapkan, dan selalu kau inginkan dariku. Tapi percayalah, dengan restu yang selalu kau alirkan dari surga, ku pastikan cintamu kepadaku akan berbalas. Tenang dalam surga-Nya ayah, bersenandunglah bersama malaikat-malaikat suci-Nya dan tebarkan alunan-alunan lagu cintamu kepada kami yang selalu merindukanmu.
Yang selalu mencintaimu,
Nia
Hujan dan Ayah
Menengadah, dan berbisik kepada hujan. Tuhan, jadikan kesejukan ini bersemayam dalam hati dan hidupku. Sampaikan rindu yang selalu terbatas untuk selalu ku utarakan. Rindu yang selalu menjadikan airmata tak mampu terhenti. Rinduku kepadamu, Ayah. :) -Nia-
Selasa, 10 Januari 2012
E-mail ke Surga untuk Ayah
...................................................................................................................................................................
Tidak ada lagi sandaran yang selalu menghangatkan tubuhku, tidak ada lagi peneduh saat badai mencoba merobohkanku. Ayah, apa bisa Nia menggantikan tauladan sepertimu? Rasanya mustahil saat aku beroptimis untuk bisa membanggakanmu, rasanya salah aku mendambakan menjadi sosok sepertimu dan rasanya sanksi saat aku berharap aku bisa menggantikan kebijaksanaanmu. Sungguh kau yang terhebat Yah, walaupun tak pernah ku ucap kata itu saat kau masih bisa merasakan denyut jantungku berdetak dalam gendonganmu.
Ingin rasanya kupeluk erat tubuhmu dan bilang kepada-Nya "Tuhan, please ijinkan sekali lagi kupeluknya untuk yang terakhir, menyekat pembuluh air mata yang siap untuk mengalir, memompa semangatku yang semakin hari semakin surut. Tuhan, ku mohon jangan Kau ambil kali ini, ijinkan aku memeluknya, berbisik kata-kata terindahku yang belum pernah kuucapkan dengan lisanku. Sungguh aku menyayanginya lebih dari aku menyayangi ragaku. Tak bisakah kau ubah keputusan-Mu?"
Rasanya kelu saat ku bayangkan jika kesempatan itu menghampiriku, serasa tak percaya dan memang inilah fakta. Kau telah tiada. Seakan mati jaringan yang ada di dalam hati, mellihatmu pergi berpaling dan tak ingin aku mengikuti langkahmu saat itu. Kau bangun dinding pemisah yang lembut, Tuhan. Samar kurasa jarak yang Kau buat, tetapi cinta dan kasihnya masih kurasa sama hingga detik terakhirnya.
Ayah, dapatkah kau membalas semua senyumanku yang terlontar setiap waktu untukmu? Aku memandangmu dalam kenanganku, aku merindumu dalam lamunanku dan aku sangat menyayangimu dalam hembusan nafasku. Sungguh indah jalan yang kau ciptakan untukku mendaki, sungguh suci cinta yang kau beri tanpa henti, hingga akhirnya aku sadar, kau pergi dengan membawa cinta dari kami. Banggaku kepadamu bukan hanya dimulai saat ini, tetapi ingatlah Yah, rasa memilikiku tak akan pernah mati, walau kau tak ada lagi untuk berbagi.
I Miss you, Daddy...
Jumat, 06 Januari 2012
Dan Aku Menyebutnya : Bintang
Sahabat memang tidak hanya dinilai dengan sebatas ucapan yang keluar dari bibir kita, bukan hanya sebuah ungkapan dari hati kita, dan bukan hanya tulisan yang kita tinggalkan dalam jejak-jejak hidup kita. Bukan sekedar itu. Sahabat adalah tangan kita, sahabat adalah mata kita, sahabat adalah hati kita. Itu cara saya mendefinisikan arti sahabat. Karena menurut saya, sahabat tidak dapat saya artikan dan saya pahami dengan sebuah tulisan atau perasaan saja. Sahabat bagi saya adalah bagian dari organ pembentuk tubuh saya, perangkai kalimat istimewa dalam hidup saya, pelangi yang mewarnai jalan saya, dan seperti bintang yang menjadi penghias malam hari saya.
Ini cerita saya tentang sahabat,
Saya setuju dengan statement yang menyatakan bahwa "sahabat adalah hal yang bahkan kita tak pernah tahu apa dan kenapa kita bisa menyebutnya sahabat, bukan berupa materi, tetapi lebih kepada rasa memiliki." Sahabat bagi saya adalah orang yang sangat penting setelah Ibu, Ayah, keluarga. Karena menurut saya sahabat adalah bagian dari hidup saya.
Pertemuan singkat dan tanpa disengaja, tanpa kami tahu siapa, apa, darimana dan bagaimana hubungan kami setelah perkenalan itu. Tanpa banyak kata babibubebo, banyak hal yang kami lalui bersama. Banyak hal yang kami topang bersama, kami bahas bersama dan bahkan kami lengkapi bersama. Saling melengkapi, saling berbagi hingga tanpa disadari bahwa banyak sekali bermunculan kesamaan-kesamaan yang ada di dalam diri kami masing-masing.
Didedikasikan untuk sahabat saya .. :) Love you, ♥"Aku menyebutnya Bintang" karena saya tahu bahwa tempatnya di hati saya seperti bintang, walaupun mendung dan hujan menyelimuti malam-malam kami, tetapi kami selalu yakin bintang akan tetap berada pada tempatnya, hanya saja sinarnya tidak dapat menembus tebalnya awan hitam dan hujan yang jatuh. Sama sepertinya yang selalu saya sebut sahabat. Dimanapun dia berada, dan bagaimanapun keadaanya, dia akan tetap layak disebut sahabat. Sekalipun banyak hal yang menghalanginya untuk menemani langkah saya setiap saat.
Kamis, 05 Januari 2012
# ILoveMyFather ♥
Kata Alm. Bapak saat itu : "saat semua jalan tak mampu mempertemukanmu dalam sebuah penyelesaian, dan membuatmu terangkat dari semua masalahmu, Allah tau apa yang harus kamu perbuat. Bersujudlah, menangislah dan memohonlah. Sungguh, kita ini serendah-rendahnya hal dihadapan-Nya. Jangan ragu untuk menyebut Asma-Nya. Dan Allah tidak akan pernah meninggalkanmu."
Ayah saya memang masih meninggalkan jejak warna-warni seperti pelangi di dalam hidup saya. Masih saja menuntun langkah-langkah saya, dan masih saja menemani kesendirian saya di malam yang pekat. Ayah adalah sosok istimewa setelah ibu saya. Sosok yang sangat hebat dan mempesona, bijaksana dan penuh kasih.
Hampir saya terlambat menyadari semua yang telah beliau beri. Sekarang, saya rasa, penyesalan bukanlah jawaban yang akan saya lontarkan. Mengingat semua kesalahan bukanlah hal yang tepat untuk mengungkapkan segalanya.
Ayah, akan ada saatnya nanti, dimana Ayah bisa berbangga didepan-Nya dengan segala apa yang saya punya dan lakukan. I Love You, ♥
"The Power Of Love" by Air Supply
Air Supply - The Power of Love
The whispers in the morning
Of lovers sleeping tight
Are rolling by like thunder now
As I look in your eyesI hold on to your body
And feel each move you make
Your voice is warm and tender
A love that I could not forsakeCause you are my lady
And I am your man
Whenever you reach for me
I'll do all that I canLost is how I'm feeling
Lying in your arms
When the world outside's too much to take
That all ends when I'm with youEven though there may be times
It seems I'm far away
Never wonder where I am
'cause I am always by your side
Cause you are my lady
And I am your man
Whenever you reach for me
I'll do all that I can
We're heading for something
Somewhere I've never been
Sometimes I am frightened
But I'm ready to learn
'Bout the power of love
The sound of your heart beating
made it clear suddenly
the feeling that I can't go on
is light years away
Cause you are my lady
And I am your man
Whenever you reach for me
I'll do all that I can
We're heading for something
Somewhere I've never been
Sometimes I am frightened
But I'm ready to learn
'Bout the power of love
Selasa, 03 Januari 2012
Sebuah motivasi Yang Terpendam
Sore itu hujan masih memaksa kami untuk tetap duduk di bangunan tua kampus. Terjebak dalam kesunyian karena berada di lantai paling atas bangunan itu. Hembusan angin mulai membuka perbincangan kami. Kami mulai bercerita tentang hidup, sebuah masa depan, cita cinta, harapan dan sebuah keinginan yang sangat kami idamkan. Sore itu masih sempat saya lihat warna langit yang masih tampak cerah karena baru disambangi hujan, dengan sedikit gumpalan awan lembut yang masih menghiasi. "Sore yang damai", gumam saya.
_____________________________________________________________________________________
Sebut saja dia Anji, mahasiswa senior di jurusan kami tempat kami menimba ilmu. Sekilas dari luar, bisa dibilang dia merupakan salah satu lulusan terbaik, cerdas, intelektual dan juga merupakan sosok yang saya kagumi. Well, overall dia merupakan lelaki yang brilliant. Tetapi banyak hal yang ternyata menjadi sebuah misteri dalam hidupnya yang sempat membuatnya stuck dalam keadaan yang sangat ia anggap salah.
Dia mulai bercerita tentang hidupnya 4 tahun yang lalu, ya tepat di Tahun 2007. Saat itu Anji merupakan siswa kelas 2 salah satu SMA Negeri favorit di Jogjakarta. Sejak duduk di bangku pendidikan yang pernah dia tempuh, dia memang terkenal sebagai laki-laki yang supel, pendiam, namun sangat cerdas dan pintar, tetapi dia mengaku kurang bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar dan bergaul dengan teman-teman sebayanya. Dia mulai bercerita tentang sebuah peristiwa yang sempat menjadi momok dalam hidupnya. Peristiwa dimana dia harus menjadi laki-laki yang selalu merasa terpuruk dan peristiwa yang selalu ia sebut dengan mimpi buruk. Keadaan yang sangat menganggu hati dan pikirannya itu terjadi saat dia hendak pulang sekolah. Anji tidak pernah menyangka bahwa siang itu akan menjadi hari terburuk dalam sejarah hidupnya saat itu. Saat ia sedang fokus dengan perjalanannya dan berharap lekas sampai rumah, tiba-tiba muncul segerombolan orang bermotor (gankster) yang tidak ia kenal mendekatinya dan memukul kepalanya dari belakang. Anji tidak bisa menangkis atau bahkan menghindar dari pukulan tersebut, dan takdir membawanya dalam suatu keadaan yang sangat kritis. Kepalanya terbentur trotoar dan akhirnya dilarikan ke rumah sakit dengan penuh luka serta kucuran darah pada pelipis mata dan kepala sebelah kanannya. Anji kritis dan terpaksa mendapatkan perawatan secara serius selama beberapa bulan hingga dokter memvonisnya bahwa musibah tersebut membuatnya harus kehilangan penglihatan pada mata kanannya.
Takdir memang bisa dirubah selama manusia masih mau berusaha sekuat tenaga, tetapi apakah mungkin mengembalikan syaraf-syaraf matanya untuk kembali melihat? Bahkan dokter yang merawatnyapun merasa tidak mampu mengembalikan penglihatannya seperti sediakala. Semenjak itu hatinya terguncang, apakah mampu dia bertahan melalui hari-harinya dengan menggunakan satu matanya. Sekejap, hilanglah satu keceriaannya, hidupnya dipenuhi dengan kemurungan dan menjadikannya pribadi yang tertutup, penuh dengan beberapa misteri yang dipendamnya. Marah, takut, minder itu yang dia rasakan saat itu, tetapi satu hal yang membuatnya tetap mencoba berdiri saat itu, dia hanya percaya bahwa Tuhan tidak akan meninggalkannya sendiri.
Anji mulai bangkit dalam keterpurukannya, dan hari kelulusanpun tiba. Hey, dia masih tetap menjadi Anji yang pintar, cerdas, dan berbudi. Dia lulus dengan hasil yang memuaskan, dan usahanya untuk mencapai hasil terbaik tersebut membawanya untuk melanjutkan studi ke tingkat yang lebih tinggi, bahkan Universitas Negeri di Yogyakarta pun siap menerimanya menjadi salah satu mahasiswa terbaiknya. Hal tersebut tidak cukup membuatnya bahagia saat itu, kembali teringat masa-masa terburuk yang pernah ia alami. Melanjutkan studi di bidang kedokteran menjadi cita-citanya sejak dulu, tetapi keterbatasannya membuatnya mundur dan memutuskan untuk memilih program studi lainnya. Arsitektur, program studi kedua yang dia pilih. Lagi-lagi keterbatasan fisiknya membuat nyalinya menciut, sedangkan petinggi universitas tidak mempermasalahkan keterbatasannya dengan beberapa pertimbangan. Sejenak dia berfikir, apakah keterbatasan fisiknya membuatnya berhenti untuk berjuang? Berhenti untuk menjadi pribadi hebat dan luar biasa? Dia adalah pecundang jika dia terus merasa terpuruk dalam keadaan yang saat itu ia alami, pikirnya. Dengan penuh keyakinan dan tekat, dia memutuskan untuk melanjutkan cita-citanya, tetapi kali ini Ekonomi Manajemen-lah yang menjadi pilihan untuk melanjutkan studinya. Akhirnya Anji resmi menjadi mahasiswa program studi manajemen di salah satu universitas swasta terkemuka di Kota Yogyakarta.
*Bersambung......
Senin, 02 Januari 2012
Abdul & The Coffe Theory - Yang Penting Happy
"Yeaaaaaaaaaa... HAPPY NEW YEAR !!! Okay, hari kedua di Tahun 2012. Ini lagu untuk pembuka Tahun yang sangat indah ini, semoga tetap indah sampai berakhirnya tahun.. amiin :D "
tiga hari tlah berlalu ku masih di tempat tidur ini
setiap menit ku lalui ditemani remote control TV
ku hanya ingin ceriakan hati
setelah kamu tinggalkan ku pergi
semua ku lakukan dengan caraku
nikmati hari-hari tanpa bayang dirimu
semua ku lakukan dengan caraku
tak peduli bila aku sendiri yang penting happy
yang penting happy
mencoba habiskan waktu nikmati koleksi DVD
mencoba menertawakan ending di romantic comedy
ku hanya ingin ceriakan hati
setelah kamu tinggalkan ku pergi
semua ku lakukan dengan caraku
nikmati hari-hari tanpa bayang dirimu
semua ku lakukan dengan caraku
tak peduli bila aku sendiri yang penting happy
yang penting happy
di suatu hari nanti kan ada penggantimu
tapi tuk saat ini ku hanya ingin nikmati hidup
semua ku lakukan dengan caraku
suka sama lagunya ? bisa di download di sininikmati hari-hari tanpa bayang dirimu
semua ku lakukan dengan carakutak peduli bila aku sendiri, tak peduli bila aku sendiriyang penting happy, yang penting happy, yang penting happy
Langganan:
Postingan (Atom)
