Jumat, 30 Desember 2011

................

#menghela nafas panjang...............
"Haruskah saya komplain dengan semua ujian yang sudah Allah beri saat ini ? sedangkan sudah terlalu banyak nikmat yang pernah Dia berikan. Terdiam, malu, pasrah dan mencoba ikhlas. Sungguh aku lebih mempercayai kasih sayang dan kehendak-Mu, jadikan aku seperti apa yang Kau Mau :)) Aku imani kebahagiaan ada di jalan-Mu."  ♥ ♥

Rabu, 28 Desember 2011

Ada Band - Pesona Potretmu

Listen This Song :) 


letih terlihat di wajah yang tua itu 
tertidur pulas dalam alunan gelap malam 
di balik senyummu teduhkanku 

terbayang potret kala engkau masih muda 
ajarkan sebuah kata cinta dalam hidup 
kekuatan kasihmu nyata pulihkan jiwaku 
yang kadang goyah 

reff: 
pesonamu masih jelas ku rasa hingga kini 
menemani hingga ku dewasa 
derai air mata dan pengorbananmu takkan tergantikan 
terima kasih ibu 

waktu cepat bergulir sisakan banyak kisah 
dia yang kau cinta telah lama meninggalkan dirimu sendiri 
namun tetap kau berdiri tegar pada dunia 

repeat reff 

menemani hingga ku dewasa 
derai air mata dan pengorbananmu takkan tergantikan 
terima kasih ibu 

repeat reff



Buat download Lagu "Ada Band- Pesona Potretmu" silahkan klik di sini

Hidup : Bersyukur dan Mengabdi

    Sedikit bercerita tentang hidup. Sebuah nikmat yang dianggap banyak orang suatu hal yang lumrah dan wajar. Hidup ditandai dengan masih mengalirnya darah keseluruh tubuh kita, berhembusnya nafas dari dalam badan kita. Tapi apakah hidup hanya sebatas itu? tentu tidak. Setiap orang mempunyai definisi tersendiri tentang hidup yang dialami dan dijalaninya. Menurut saya hidup adalah sebuah proses dimana semakin berkurangnya waktu menuju masa depan dan semakin panjangnya jalan yang harus ditempuh. Hidup adalah sebuah kiasan dimana kita dapat melakukan apapun yang diperintahkan Tuhan sebagai jaminan untuk tetap berdiri dan bertahan, sebuah peristiwa dimana masa kecil berubah menjadi masa remaja kemudiaan seseorang berhasil dikatakan sebagai manusia dewasa.
    Saya berpandangan  bahwa  hidup itu tidak cukup hanya dengan melihat, mendengar dan berjalan. Tetapi hidup adalah proses dimana setiap tindakan wajib dikoreksi, setiap kesalahan wajib diperbaiki dan semangat wajib diperbarui. Banyak orang menyimpulkan bahwa hidup itu menyesuaikan lingkungan dimana kita berdiri, tetapi menurut saya, sikap hidup yang tepatlah yang akan mempengaruhi lingkungan sekitar kita.
    Tuhan memberikan kesempatan dan karunia kehidupan bukan tanpa alasan dan sebab, sungguh Dia-lah Maha Pintar dan Maha Berencana. Tuhan memang memberikan hidup dengan Cuma-Cuma, tapi tdakkah terbesit dibenak kita untuk membalas budi-Nya? Ya, sekalipun Tuhan tidak pernah meminta dari apa yang sudah Dia beri. Hidup adalah pengabdian, ulas saya. Sebuah pengabdian dimana didalam sebuah kehidupan terdapat banyak hal tentang Tuhan yang perlu dipelajari, dan diamalkan. Tuhan memberikan kehidupan agar kita bisa saling berbagi, bercerita, berjabat, merangkul dan saling memahami satu sama lain sebagai makhluk Tuhan yang mempunyai karunia yang sama berupa kehidupan.
    Terkadang orang beranggapan bahwa hidup ini tidak seindah yang Tuhan rangkai dalam kalimat-Nya. Menurut saya, hidup itu sangat indah dan jauh lebih indah jika kita bisa memahami dan mengerti apa yang Tuhan Mau dan Tuhan Inginkan dalam setiap firman-Nya. Hidup itu hanya cukup dengan bersyukur. Sekalipun sangat singkat dan banyak dipandang sebelah mata, tetapi kita perlu tahu, didalam bersyukur Tuhan telah menyiapkan sebuah kejutan kecil yang akan Dia berikan tanpa kita duga.
    Sempat saya memandang bahwa hidup adalah konyol, mimpi buruk dan hal yang sangat saya sesalkan. Saya merasa sangat lelah menjalani-Nya, merasa lelah untuk berbagi, mengabdi bahkan meminta. Tetapi, Tuhan mempunyai jawaban atas semua gunjingan saya. Hidup itu memang penuh dengan dinamika, tidak selamanya sebuah kehidupan dapat berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan, tetapi apa yang kita inginkan dapat kita raih saat kita masih merasakan hidup dan sangat membutuhkan hidup.
    Sebuah pelajaran kecil tentang sebuah kehidupan yang selalu Alm. Ayah saya sampaikan kepada saya, “Saat kamu hendak memahami arti hidup yang sesungguhnya, coba kamu cari tahu apa alasan Tuhan memberikanmu kehidupan. Saat kamu mulai menemukan jawaban dari segala pertanyaan yang kamu ajukan, kembalilah bersujud ke Tuhanmu dan katakanlah bahwa hidupmu memang indah saat berada dijalan-Nya.” 
“Hidup akan tetap berjalan saat kita masih bisa menemukan sejauh mana diri kita dapat bersahabat dengan keadaan yang Tuhan tetapkan dan sejauh mana kita dapat mencari jalan untuk tetap bisa mengabdi kepada Tuhan.” (NSA)

Selasa, 27 Desember 2011

Celoteh

Kataku : "Hidup itu tidak berhenti ketika anda mengalami kegagalan, karena sesungguhnya hidup itu baru dimulai setelah anda mampu melewati kegagalan itu dan untuk melanjutkannya, silahkan hadapi setiap hal yang ada di depan anda tanpa rasa takut untuk gagal kembali. Katakanlah jika memang langkah yang anda ambil saat itu kurang tepat, dan saat ini anda diwajibkan untuk mengambil langkah lain dengan menjadikan kegagalan masa lalu sebagai tangga menuju kesuksesan." :) 
#untuk Semua Yang Takut Mencoba :p

Michael Learns To Rock-Take Me To Your Heart



Untuk mendownload Lagu MLTR-Take Me To Your Heart, silahkan klik di sini :)

Senin, 26 Desember 2011

Kasih Sayang Seorang Ayah

Saat itu, terbesit dibenak saya untuk bertanya kepada diri saya sendiri. "Seberapa besar sayangmu kepada Ayah? Apa yang telah kau beri untuknya?". Lidah dan hati seketika kelu. Tidak ada yang bisa menggambarkan, sebesar apa saya menyayanginya, mencintainya dan mengasihinya, namun apa yang bisa saya beri? Belum ada. Bahkan di saat terakhirnya, saya hanya bisa menutup lubang-lubang kesedihan dan penuh penyesalan. Apa yang salah? Salah saya adalah, saya tak pernah tau seberapa besar kasih sayangnya kepada saya, saya tidak pernah merasa cukup dengan apa yang beliau berikan kepada saya.
Ayah memang tak pernah meminta, tetapi beliau selalu berharap. Berharap bahwa semua kebahagiaan yang beliau miliki adalah kebahagiaan dari putri-putrinya. Ayah memang tak pernah menangis, tetapi beliau selalu terharu melihat senyum-senyum indah putri-putrinya. Ayah memang tak pernah mengeluh, tetapi sungguh pengorbanan untuk menjadikan kami sebuah permata tidak pernah bisa tergantikan. 
Just share guys, coba tengok video di bawah ini. Dan pastikan setelah itu, sayangi ayah dan juga ibu lebih dari apapun yang kalian punya. Peluklah, selagi mereka masih bisa merasakannya. :) 
 
Video ini adalah sebuah iklan dari negara tetangga, tetapi jangan dilihat iklannya, coba rasakan dan pahami alur ceritanya :')
Referensi : http://www.youtube.com/watch?v=qZMX6H6YY1M&feature=related 

Cukup untuk Menunggunya (senja)


Hari itu (24/12/11) saya menghabiskan waktu di rumah sahabat saya, Irfa' Nausa. Berbagi tentang cerita indah dan penuh makna, dan akhirnya sepakat untuk menantikan kehadiran sahabat baik kami, senja. Kecintaan kami terhadap senja memang selalu dipandang hal yang "aneh" di kalangan teman-teman kami, tetapi itulah cinta, mempunyai arti tersendiri dalam hidup dan hari-hari kami. Di bawah langit dan gumpalan awan yang selalu saya sebut dengan Gula-Gula Kapas itu, kami bercerita tentang hidup, tentang cinta, cita dan tentang sebuah do'a. Senja memiliki arti tersendiri dalam hati kami, dimana selalu ada senyuman untuk menjemputnya, dan ada kebahagiaan saat mengantarkannya bersujud kepada Sang Khaliq. Itulah senja, sebuah kebahagiaan dan keceriaan kecil saat berjumpa dengannya, dan selalu ada cerita menarik saat kepergiaannya yang selalu dirindukan. 

Jumat, 23 Desember 2011

Senja di Jogjaku

Saya memang sangat mencintai senja, sebuah keindahan dari Keagungan Sang Maha Indah. Dan setiap waktu, senja akan menjadi penutup hari yang indah untuk menjemput kehadiran malam. Foto-foto di bawah ini adalah beberapa keindahan senja yang bisa saya abadikan, dan karena hari itu saya tidak ada persiapan (gak bawa kamera) jadi saya hanya bisa mengabadikannya dengan kamera ponsel. Foto ini saya ambil di sebuah tempat di daerah Dlingo atau Mangunan Yogyakarta, dimana saya dapat menghantarkan senja kembali ketempat indahnya dan mempertunjukan pancaran sinar yang begitu menakjubkan. :) 




Ternyata Jogja mempunyai tempat yang sangat fantastic untuk menatap senja, so, silahkan mampir ke Jogjakarta :)
Desember 22, 2011

Senja dan Ibuku,

Senja itu tetap sama,
Tetap hangat menyapa,
dan tetap ramah mengucap keindahan.
Senja masih tetap sama,
Tetap bersahabat,
dan kepergiannya selalu dirindukan.
Senja adalah hidup
Kedatangannya selalu didamba.
Kemuliaan yang selalu terpancar

Senja adalah Ibu,
Keanggunan tiada akhir,
Sebuah arti yang selalu mewarnai
Senja adalah Ibu,
Keindahan yang tak dapat terungkapkan
Pancaran sinar yang tak pernah padam


Senja adalah Ibu,
Menuntun arah dimana hanya Tuhan
yang mengatur jalan hidupnya
Senja adalah Ibu,
Kesetiaannya memberi ilham dalam kesunyian.

Desember 22, 2011

Selasa, 20 Desember 2011

Tentang Langit





"Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang tereplihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang ada padanya." (QS. Al Anbiyya' : 32)


Berbicara Kepada Tuhan

“Dokter, penyakit ini masih bisa sembuhkan?” tanyaku dengan lirih. Dengan senyum, dan seraya menjawab pertanyaanku, “Pasti bisa.” Perlahan ku berjalan keluar meninggalkan ruangan itu, ku susuri lorong Rumah Sakit yang kurasa asing dan dipenuhi bau obat dimana-mana. Ku lewati bangsal-bangsal yang penuh dengan belasan pasien yang penuh manja beristirahat lemas di tempat tidur yang “menjijikkan” itu, dan kesekian kalinya hati kecilku bergumam “ Aku benci Rumah Sakit, Ya ! Sangat benci.”
Tanpa kusadari, kaki ku berhenti di ruangan yang penuh dengan sesak dan bau obat-obatan yang sangat menganggu panca inderaku. Aku mulai memperhatikan ruangan itu, ku perhatikan dari luar, “Instalasi Gawat Darurat.” Aku masih saja berdiri di depan ruangan itu, menatap sayu apa yang sedang mereka kerjakan didalam ruangan itu. Ku lihat sejenak wajah perempuan paruh baya, ya mungkin seusia ibuku, penuh harap dan setia menunggu lelaki itu. Dan masih kulihat disekelilingnya, Nampak beberapa keluarga dan juga kerabatnya. Tuhan, beruntungnya lelaki itu, masih sebegitu setianya dia diperhatikan oleh kerabatnya. Teringat beberapa bulan saat Ayah pergi meninggalkan kami, beliau berpulang tanpa kami disisinya. Tetesan air mata pun tak terbendung, namun di sini aku selalu yakin, aku tak perlu menyesal atas kepergian ayah, karena aku yakin, bekalnya cukup untuk perjalanan menuju tempat terindah Tuhan.
Aku masih saja berdiri di depan ruangan itu, tanpa kusadari, suasana di dalam sana sudah berubah menjadi suasana haru dan memekik. Suara tangis itu membuyarkan semua lamunanku sore itu. Suara tangis wanita dan kerabatnya memenuhi suasana IGD yang begitu sesak. Ya, lelaki itu sudah tiada. Entah apa yang terjadi selama beberapa menit yang singkat itu, yang kutahu, wanita itu terus menangisi tubuh suaminya yang mulai kaku dan tertutup kain. Lidah ku kelu, mataku tak sanggup untuk berkedip. Tuhan, hidup dan mati adalah takdirMu, akan tiba saatnya ku alami semua itu.
"Tuhanku, jemput aku ketika dirasa memang pantas dan tiba waktunya, saat segala urusan duniaku terselesaikan, disaat iman dan ketaqwaanku telah cukup untuk menjadi kunci menuju tempat yang Engkau janjikan dan ijinkan aku melafalkan kalimat tauhid dan juga syahadat dengan sempurna.Dan saat tiba saatnya nanti, aku tak akan pernah mau satu orangpun menangisi kepergianku"

(Jogjakarta, 16 Agustus 2011)

Kla Project - Tak Bisa Ke Lain Hati



Kla Project - Tak Bisa Ke Lain Hati

 

Bulan merah jambu luruh di kotamu
Kuayun sendiri langkah langkah sepi
Menikmati angin menabur daun daun
Mencari kembaranmu di waktu lalu

Sisi ruang batinku hampa rindukan pagi
Tercipta nelangsa merenggut sukma
Terwujud keinginan yang tak pernah terwujud
Aku tak bisa pindah, pindah ke lain hati

Begitu lelah sudah kuharus menepi
Hidup telah ditambatkan berlabuh dipantaimu

Sisi ruang batinku hampa rindukan pagi
Tercipta nelangsa merenggut sukma
Terwujud keinginan yang tak pernah terwujud
Aku tak bisa pindah, pindah ke lain hati
Pindah ke lain hati
Pindah ke lain hati

Sungguh kuakui tak bisa ke lain hati
Sungguh kuakui tak bisa ke lain hati
Sungguh kuakui tak bisa ke lain hati

Mengingatmu mengenangmu
Menggapai paras wajahmu
Sendiri

Sisi ruang batinku hampa rindukan pagi
Tercipta nelangsa merenggut sukma
Terwujud keinginan yang tak pernah terwujud
Aku tak bisa pindah, pindah ke lain hati
Pindah ke lain hati
Pindah ke lain hati
Pindah ke lain hati

Sungguh kuakui tak bisa ke lain hati
Sungguh kuakui tak bisa ke lain hati
Sungguh kuakui tak bisa ke lain hati
Sungguh kuakui tak bisa ke lain hati

 

 

powered by lirik lagu indonesia

Senin, 19 Desember 2011

Ayah, Selamat Ulang Tahun



Untuk Ayah
Di Surga :)

Hari ini memang masih merupakan hari yang special buat aku, dan buat kami. Ku kenang tahun-tahun terindah dalam hidup kita. “Maafkan aku atas kesibukanku”, tapi bukan itu yang akan aku katakan hari ini, karena aku tau engkau mungkin enggan mendengar semua penjesalan yang keluar dari mulutku. 

Ayah,
Hari ini masih tetap menjadi hari terindah untukku, dan untuk kami. Tapi maafkan kami jika kebahagiaan ini kami hiasi dengan sedikit air mata, bukan karena kami bersedih, bukan ayah. Sungguh ! Aku kenang setiap saat terindah bersamamu dulu, sungguh indah dan penuh haru. Aku ingat setap detik kasih sayangmu, sungguh damai penuh arti. 

Ayah,
Apakah kau bahagia di sana? Semoga, untaian kalimat suciku selalu menyelimutimu saat kedinginan menghampirimu. Apakah kau nyaman bersama-Nya? Semoga, pesan-pesan rindu yang aku titipkan melalui Tuhan mampu membuatmu tersenyum di surga-Nya. Apakah kau damai di sana? Semoga usahaku dan senyum yang aku uraikan di sini selalu membuatmu nyaman dan damai. Amin 


14 Desember 2011,
Walaupun ragamu tak dapat lagi hadir dalam ruangan kecil ini, walaupun suaramu sudah sangat jauh dan tak terdengar di telingaku, tapi kasih sayang dan cintamu, semangatmu serta pelukanmu selalu hadir di hatiku, menemani hari-hariku dan membimbingku menyusuri jalan hidup ini.


Hari ini tak akan ada kado kecil nan indah menghiasi hari ulang tahunmu, Yah. Tapi akan kukirim bingkisan indah yang sungguh sangat indah dan penuh makna kepada Tuhanku, dan biarlah Tuhan sendiri yang akan menyampaikannya. Aku hadiahkah Al-Fatihah dan beberapa kalimat suci untukmu, semoga Tuhanku selalu berkenan menjagamu, memelukmu dan menempatkanmu di tempat yang terindah, tempat di antara orang-orang yang beriman dan beramal sholeh lainnya. Amin   
 Ayah, Kau abadi
dalam pohon kenangan
yang tumbuh di hatiku

Silam kala kabut
menutup pandangku
selalu kau datang
membasuh surya
berhias pelangi 

………………………
                                                                                 (Jinggga S) 

SELAMAT ULANG TAHUN, Ayah. I Love You

        With Love,
 -Nia Setia A-

Yogyakarta, 14 Desember 2011