Hari ini tidak ada yang spesial dalam hidupku. Sama seperti saat Ayah ninggalin kami. Tapi dari sini Nia sadar satu hal. Ayah sangat berarti buatku. Hey Ayah, apakabar surga hari ini? Masih sangat indah bukan? Banyak hal yang inginku ceritakan, banyak cerita yang ingin Nia sampaikan. Seperti apa surga itu Ayah? Rasanya satu tahun sudah nia tak melihatmu, mendengar semua tawamu, atau bahkan sekedar menatap wajah sayumu. Banyak rindu yang tak berbalas, banyak ucapan yang tak bisa lagi kau dengar. Hey, aku rindu omelanmu, yang aku rasa sebagai mimpi buruk saat itu. Tapi saat itu pernahkah ku memelukmu untuk sekedar mengucap terimakasih yang teramat untuk semua hari yang telah kau beri, Ayah.
Liburan datang, tapi tanpamu, apa artinya? Semalam ku coba berbicara kepada Tuhan, berharap Dia mau mengabulkan semua ucapan lembutku. Satu pintaku Ayah, tetaplah tersenyum dengan keadaan kami. Tetaplah berbangga dengan segala pengorbanan kami. Satu tahun berlalu, tetapi bayangmu masih saja ada... ya.. akan selalu ada. Tapi mungkinkah Tuhan mengijinkan nia tau bagaimana keadaanmu di surga sana? Kata orang surga itu tempat terindah, tapi bagiku disini bersamamu adalah yang terindah. Kami mulai memikirkan masa depan, sama sepertimu yang selalu memikirkan masa depan kami. Nia tau Ayah tak bisa lagi ada bersama kami diruangan sempit ini, tetapi Nia percaya kasih sayang ayah tidak akan pernah berlalu.
Bagaimana dengan malaikat-Nya? Pertanyaan yang menarik, dan suatu saat kau pasti ingin menceritakan semua kepada kami, sama seperti Ayah menceritakan semua hal indah waktu lalu. Oke, Nia masih berharap semua do'a yang nia kirim bisa menjadi pelindung saat Ayah merasa "ragu" untuk melihat kemampuan kami bertahan di ini. Semoga senyuman kami mampu mendamaikanmu di surga... Love you :*
(Yogyakarta : Nia Setia Astuti, 18/02/12)
NB : foto yang digunakan diambil dari http://www.nasehatislam.com/wp-content/uploads/2010/06/jalan-ke-surga.jpg

Tidak ada komentar:
Posting Komentar