Kamis, 21 Juni 2012

Untukmu, Nafasku yang Hilang


Pergi dan tersenyumlah, 
Seperti senyum Tuhan yang setia mengiringi sang fajar,
Pergi dan berbanggalah,
Seperti banggaku kepada jejak-jejak hidup indahmu.


Pergi dan bersuka citalah,
Karena kini tiada lagi beban yang akan merisaukanmu,
Pergilah bersama angin senja yang hangat,
Pergilah untuk sebuah keabadian suci nan berarti,


Pergi, pergi dan tetap tersenyumlah,
Karena Dia akan selalu memluk hangat jiwa rentamu.


Untukmu, nafasku yang hilang
Berlalulah dengan segala bahagia dan suka cita,
Rengkuh segala cinta-Nya,
Tabur berjuta senyum indah dari singgasana surga.

Original Post and Creator : Nia Setia Astuti
(Jogja, 21 Juni 2012)

Jumat, 15 Juni 2012

Melodi di Bulan Juni

Seperti biasa, fajar selalu menyapa dengan hangat dan lembut, dan tak heran jika senja melambaikan kalimat-kalimat mesra menutup perjumpaanku hari ini. Begitulah mereka, saling melengkapi dan saling memberikan rona indah di setiap hari-hariku. Samar kali ini ku tatap wajahmu, terlihat letih namun masih bisa kulihat kau datang bukan untuk mengeluh, bukan untuk mengumbar kalimat sampah atau sekedar meluapkan segala kegelisahan yang kau rasakan. Kau hanya ingin datang membagi cinta, cerita, dan kau membagi sedikit sayang itu kepada ku, kepada kami. Pernah ku bertanya dalam hati, pernah kau lelah dengan semua ini? tentu kau hanya bisa tersenyum dan menjawabnya lirih "Aku selalu merindumu dan aku hanya ingin membuatmu tersenyum." Kalimat itu yang selalu ku ulang. Tanyamu, "Kau bosan?" dan mungkin akan ku balas dengan sebuah gelengan kepala ringan tanda aku tak ingin kau menanyakan itu. Aku tahu, cintamu mungkin bisa dikatakan suci atau entah apalah orang bilang, tapi untukku kehadiranmu yang selalu tepat waktu cukup membuatku berfikir dua kali untuk memalingkan badan dan hidupku darimu.

Sempurnanya engkau. Ku kagumi dengan rentetan kalimat-kalimat keagungan yang tercurah hanya untukmu. Kali ini kau sungguh mempesona, membuatku tak henti-hentinya terperangkap dalam zona keindahanmu. "Mengapa kau diam kali ini?" ku dengar suara lirihmu itu, namun aku enggan menjawab segala pertanyaan yang kau luncurkan dan tahukah kamu, aku hanya ingin menikmati ini semua denganmu tanpa banyak teori dan aplikasi-aplikasi yang harus kau terapkan dalam hidup kita. Ku tatap jauh kedalam wajahmu, tak dapat ku temui dimana kelemahan-kelemahanmu, sama seperti beberapa tahun lalu, saat aku terbangun dari tidurku dan kau satu-satunya zat yang membuatku merasa paling beruntung, beruntung mengenalmu dan beruntung menjadi bagian dari hidupmu. "Boleh ku ulang ucapanmu dengan sedikit koreksi dariku?" anggukan pelanmu tentu saja tanda kau setuju, hari ini aku hanya ingin kamu mendengar dan mengerti "Aku akan selalu merindumu dan aku hanya ingin membalas senyumanmu." Berdiri aku di sini, ku gantungkan segala asa yang penuh kepadamu, semoga kau tetap menjadi apa yang kau ingini dan menjadi apa yang ku mau dan di tempat ini kau selalu memelukku dengan hangat dengan penuh perhatianmu, senja. 

Jumat, 11 Mei 2012

Kalimat Pagi

Sumber Foto : http://www.designzzz.com/gorgeous-sunrise-photography/
Pagiku datang dengan ceria hari ini. Mulai ku persiapkan diri menapaki tangga-tangga masa depanku. Ku sambar beberapa potong roti yang ditawarkan di atas meja. Penuh sensasi pagi ini. Menatap monitor yang nampak berseri dan mulai meraba lembut mouse yang ada di sampingnya. mulai bercinta aku dengan kehidupan maya. Adakah orang untuk ku sapa pagi ini? Ku palingkan pikiranku atas itu, ku mulai menggerakkan tikus komputer itu secara perlahan, mencari berita menarik pagi ini. Ah, hanya bad news yang aku temui.  Ku lumat beberapa gigitan roti dalam mulutku, ku nikmati juga susu hangat dalam gelas tinggi di sampingku. Tak lama, berdering ponsel itu dan ku lirik perlahan, satu pesan dalam BlackBerry Messenger ku "Selamat Pagi Sayang". Ku hiraukan, karna ku tau harinya hanya untuk mengucap sepenggal kalimat itu. 
Beranjak dan mulai membuka sinaran-sinaran lembut yang membelai kulit, senyuman hangat merekah dan sedikit kecupan mesra di keningku. Kenapa tidak kunikmati saja sedikit lagu pembangkit selera? Michael Learns To Rock menemani pagi ini.Ya, mulai merasa damai. Namun rasa takut mulai datang secara tiba-tiba dan tanpa sekedar memberikan isyarat. Bagaimana tidak, bukankah semuanya bisa berakhir secara cepat dan tiba-tiba? Sama seperti aku kehilanganmu, kehilangan mimpi-mimpi indah semalam atau juga akan kehilangan pelukan hangatmu. Tetapi sama seperti hari ini, aku  masih bisa memelukmu erat, mengaitkan berjuta mimpi dan harapan di ujung kehadiranmu. Pikirku tak berhenti berucap kepadamu, menyanyikan lirih lagu yang ku dengar sekarang You took my heart away , When my whole world was gray .You gave me everything and a little bit more. Aku mungkin sedikit takut kehilanganmu esok atau suatu saat nanti, tapi keteguhanmu pada-Nya membuatku percaya bahwa kau akan selalu setia menuruti apa yang Dia kehendaki. Perpisahan ini menuntunku melewati hari yang begitu indah. Kesetiaanku kepadamu, Pagi.